{"id":21286,"date":"2024-03-06T11:00:05","date_gmt":"2024-03-06T04:00:05","guid":{"rendered":"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/?p=21286"},"modified":"2024-04-23T14:20:07","modified_gmt":"2024-04-23T07:20:07","slug":"ablasi-jantung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/","title":{"rendered":"Ablasi Jantung: Tujuan, Prosedur, dan Risiko"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Aritmia adalah gangguan irama jantung yang terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan. Sering kali, aritmia bisa disembuhkan. Ablasi jantung adalah salah satu prosedur yang cukup umum digunakan untuk membantu menyembuhkan irama jantung yang tidak teratur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ablasi jantung dikenal juga dengan ablasi kateter. Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan energi panas ataupun dingin untuk membuat jaringan parut di jantung. Persiapan apa saja yang harus dilakukan untuk menjalani prosedur ini?<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_71 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-light-blue ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Contents<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-6ad9e34e9fc6a\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-6ad9e34e9fc6a\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#Pengertian_ablasi_jantung\" title=\"Pengertian ablasi jantung\">Pengertian ablasi jantung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#Siapa_saja_yang_memerlukan_ablasi_jantung\" title=\"Siapa saja yang memerlukan ablasi jantung?\">Siapa saja yang memerlukan ablasi jantung?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#Prosedur_ablasi_jantung\" title=\"Prosedur ablasi jantung\">Prosedur ablasi jantung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#Apakah_ablasi_jantung_berbahaya\" title=\"Apakah ablasi jantung berbahaya?\">Apakah ablasi jantung berbahaya?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_ablasi_jantung\"><\/span><strong>Pengertian ablasi jantung<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/condition-treatment\/aritmia-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">Aritmia<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> disebabkan oleh adanya gangguan sinyal listrik sehingga jantung tidak dapat memompa sebagaimana mestinya. Normalnya, jantung berdetak 60-100 kali per menit. Namun, pada orang yang mengalami aritmia takikardia, jantung jadi berdetak jauh lebih banyak daripada normal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ablasi jantung adalah prosedur untuk mengatasi aritmia yang dilakukan dengan cara membuat jaringan parut di jantung dengan energi panas (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">radiofrequency ablation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) ataupun dingin (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">cryoablation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">). Jaringan parut atau perlukaan ini nantinya akan membantu memblokade sinyal listrik berlebih yang membuat jantung berdetak sangat cepat dan tidak teratur. Saat sinyal listrik yang salah terhambat, jantung akan kembali berdetak dengan normal.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Siapa_saja_yang_memerlukan_ablasi_jantung\"><\/span><strong>Siapa saja yang memerlukan ablasi jantung?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Prosedur ini dilakukan untuk mengatasi aritmia takikardia, terutama jenis atrial fibrilasi. Akan tetapi, tidak semua orang yang punya aritmia harus menjalani ablasi jantung. Sebab, penyakit ini sebenarnya juga bisa sembuh menggunakan obat-obatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Beberapa indikasi seseorang perlu melakukan ablasi jantung, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Obat antiaritmia tidak mampu mengatasi masalah irama jantung<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tidak cocok minum obat antiaritmia karena menyebabkan efek samping serius<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Anda memiliki <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/jenis-jenis-aritmia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">jenis aritmia<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> supraventrikular takikardia, atrial fibrilasi, atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">atrial flutter<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Berisiko tinggi mengalami henti jantung mendadak<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/aritmia-bisa-sembuh-dengan-alat-pacu-jantung-permanen-tanpa-kabel-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Aritmia Bisa Sembuh Dengan Alat Pacu Jantung Permanen Tanpa Kabel<\/b><\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Prosedur_ablasi_jantung\"><\/span><strong>Prosedur ablasi jantung<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Durasi prosedur ablasi jantung bisa bervariasi tergantung kondisi Anda. Biasanya, prosedur ini berlangsung sekitar dua jam. Namun, apabila kondisinya cukup sulit, proses ablasi jantung bisa memakan waktu 3-4 jam, termasuk persiapan dan pemulihan. Prosedur ini umumnya dilakukan menggunakan bius lokal dalam keadaan pasien tersadar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ablasi jantung dilakukan dengan memasukkan selang kateter dengan elektroda kecil di ujungnya lewat pembuluh darah di selangkangan atau leher. Selang ini nantinya akan merekam sinyal listrik jantung dan dapat menunjukkan dengan tepat titik aritmia berasal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah merekam, elektroda di ujungnya akan mengalirkan energi panas atau dingin untuk membuat jaringan parut pada titik aritmia terjadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini adalah tahapan proses ablasi jantung:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Prosedur akan diawali dengan pemberian anestesi lokal untuk mencegah rasa sakit. Anda juga mungkin mendapat obat bius ringan agar lebih rileks selama prosedur.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Perawat akan membersihkan atau mencukur area tempat masuknya selang kateter, umumnya di selangkangan. Beberapa rumah sakit mungkin akan meminta Anda mencukur sendiri sebelum prosedur di rumah sakit.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Dokter kemudian akan menusukkan jarum ke titik masuk di pembuluh darah yang biasanya berada di area selangkangan, leher, lengan, atau paha atas.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Proses ini dilakukan untuk memasukkan selubung. Selubung adalah selang berukuran sedotan kecil yang dimasukkan ke pembuluh darah, tempat lewatnya kateter.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Dokter akan memandu kateter masuk ke pembuluh darah lewat selubung tadi. Monitor di layar akan menunjukkan posisi kateter di dalam tubuh. Pada tahap ini, Anda akan merasa seolah ada tekanan di selangkangan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Dokter kemudian memasukkan beberapa selang tipis panjang dengan kabel yang disebut dengan elektroda kateter lewat selubung untuk menuju jantung.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Untuk mengetahui letak jaringan abnormal penyebab aritmia, dokter akan mengirimkan sinyal listrik lewat elektroda kateter untuk merangsangnya. Selang kateter lainnya akan merekam sinyal listrik di jantung untuk menginformasikan lokasi aritmia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Setelah titik jaringan abnormal ditemukan, dokter akan menempatkan kateter di sana. Dokter kemudian akan mengirimkan energi panas atau dingin yang ringan, tidak menyebabkan nyeri ke jaringan tersebut untuk membuat jaringan parut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Jaringan parut yang telah terbentuk akan memblokir sinyal listrik yang terganggu sehingga jantung bisa berdetak dengan normal.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah prosedur selesai dilakukan, umumnya Anda akan diobservasi terlebih dulu di ruangan khusus, bisa ICU atau ruang observasi biasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Anda mungkin diizinkan pulang beberapa jam setelahnya ataupun menginap satu malam di rumah sakit tergantung kondisi Anda. Pastikan ada seseorang yang dapat menjemput karena Anda tidak dianjurkan untuk berkendara usai prosedur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kebanyakan orang akan dapat kembali beraktivitas normal dalam beberapa hari. Hindari mengangkat berat selama seminggu.<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"Testimoni Pasien Aritmia Jantung SVT Tindakan Ablasi Jantung - dr.Dony Yugo, Sp.JP (K) FIHA\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/tTPB42wuZWk?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_ablasi_jantung_berbahaya\"><\/span><strong>Apakah ablasi jantung berbahaya?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Secara umum, ablasi kateter adalah prosedur yang aman dilakukan. Amat jarang terjadi komplikasi akibat prosedur ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bahkan, hampir 90% orang berhasil menjalani ablasi jantung dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Namun, sama seperti segala prosedur medis lainnya, ada risiko yang mungkin terjadi, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Perdarahan atau infeksi pada area kateter dimasukkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Kerusakan pembuluh darah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Kerusakan katup jantung<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Aritmia yang belum teratasi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Meski demikian, dokter akan mempertimbangkan manfaat dan risikonya sebelum menyarankan Anda untuk menjalani ablasi kateter. Dokter akan tetap merekomendasikannya apabila manfaatnya jauh lebih besar dibandingkan kemungkinan risikonya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Konsultasikan masalah jantung yang Anda alami dengan dokter spesialis jantung di pusat jantung RS Mandaya Royal. Dokter nanti akan membantu menentukan tipe ablasi kateter yang perlu Anda jalani, apakah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">radiofrequency ablation <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">cryoablation <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang sesuai dengan kondisi Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Buat janji temu Anda dengan dokter sekarang juga lewat <\/span><a href=\"https:\/\/wa.link\/q7fb69\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Chat Whatsapp<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, halaman <\/span><a href=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/id\/buat-perjanjian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Book Appointment<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, atau <\/span><a href=\"https:\/\/caredokter.com\/download\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>aplikasi Care Dokter <\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400\">yang bisa di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">download <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">di Google Play dan App Store. Selain janji temu, Anda juga bisa memantau nomor antrian dan mendapatkan informasi lengkap lainnya di sana.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/wa.link\/vf3eo6\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-18210\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-1024x400.png\" alt=\"\" width=\"355\" height=\"139\" srcset=\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-1024x400.png 1024w, https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-300x117.png 300w, https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-768x300.png 768w, https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-24x9.png 24w, https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-36x14.png 36w, https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator-48x19.png 48w, https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/health-navigator.png 1092w\" sizes=\"(max-width: 355px) 100vw, 355px\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/caredokter.com\/download\/\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20959 size-full\" src=\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Care-Dokter-size-kecil.jpg\" alt=\"\" width=\"435\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Care-Dokter-size-kecil.jpg 435w, https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Care-Dokter-size-kecil-218x300.jpg 218w, https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Care-Dokter-size-kecil-17x24.jpg 17w, https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Care-Dokter-size-kecil-26x36.jpg 26w, https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Care-Dokter-size-kecil-35x48.jpg 35w, https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Care-Dokter-size-kecil-300x414.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 435px) 100vw, 435px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aritmia adalah gangguan irama jantung yang terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan. Sering kali, aritmia bisa disembuhkan. Ablasi jantung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21288,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_price":"","_stock":"","_tribe_ticket_header":"","_tribe_default_ticket_provider":"","_tribe_ticket_capacity":"0","_ticket_start_date":"","_ticket_end_date":"","_tribe_ticket_show_description":"","_tribe_ticket_show_not_going":false,"_tribe_ticket_use_global_stock":"","_tribe_ticket_global_stock_level":"","_global_stock_mode":"","_global_stock_cap":"","_tribe_rsvp_for_event":"","_tribe_ticket_going_count":"","_tribe_ticket_not_going_count":"","_tribe_tickets_list":"[]","_tribe_ticket_has_attendee_info_fields":false,"footnotes":""},"categories":[64],"tags":[1033],"class_list":["post-21286","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-pusat-jantung-terpadu","spesialis-jantung-pembuluh-darah-sub-aritmia","spesialis-jantung-dan-pembuluh-darah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ablasi Jantung: Tujuan, Prosedur, dan Risiko<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ablasi jantung adalah prosedur untuk mengatasi aritmia dengan cara membentuk jaringan parut untuk memblokir sinyal listrik berlebih\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ablasi Jantung: Tujuan, Prosedur, dan Risiko\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ablasi jantung adalah prosedur untuk mengatasi aritmia dengan cara membentuk jaringan parut untuk memblokir sinyal listrik berlebih\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mandaya Hospital Group\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-06T04:00:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-04-23T07:20:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/operasi-jantung-ablasi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mandaya\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mandaya\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/\"},\"author\":{\"name\":\"Mandaya\",\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301\"},\"headline\":\"Ablasi Jantung: Tujuan, Prosedur, dan Risiko\",\"datePublished\":\"2024-03-06T04:00:05+00:00\",\"dateModified\":\"2024-04-23T07:20:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/\"},\"wordCount\":840,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/operasi-jantung-ablasi.jpg\",\"keywords\":[\"Pusat Jantung Terpadu\"],\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/\",\"name\":\"Ablasi Jantung: Tujuan, Prosedur, dan Risiko\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/operasi-jantung-ablasi.jpg\",\"datePublished\":\"2024-03-06T04:00:05+00:00\",\"dateModified\":\"2024-04-23T07:20:07+00:00\",\"description\":\"Ablasi jantung adalah prosedur untuk mengatasi aritmia dengan cara membentuk jaringan parut untuk memblokir sinyal listrik berlebih\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/operasi-jantung-ablasi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/operasi-jantung-ablasi.jpg\",\"width\":600,\"height\":600,\"caption\":\"Operasi jantung ablasi\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ablasi Jantung: Tujuan, Prosedur, dan Risiko\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"description\":\"A Hospital Like No Other\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#organization\",\"name\":\"Mandaya Hospital Group\",\"url\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png\",\"width\":300,\"height\":82,\"caption\":\"Mandaya Hospital Group\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301\",\"name\":\"Mandaya\",\"sameAs\":[\"https:\/\/mandayahospitalgroup.com\"],\"url\":\"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/author\/mhgnew\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ablasi Jantung: Tujuan, Prosedur, dan Risiko","description":"Ablasi jantung adalah prosedur untuk mengatasi aritmia dengan cara membentuk jaringan parut untuk memblokir sinyal listrik berlebih","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ablasi Jantung: Tujuan, Prosedur, dan Risiko","og_description":"Ablasi jantung adalah prosedur untuk mengatasi aritmia dengan cara membentuk jaringan parut untuk memblokir sinyal listrik berlebih","og_url":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/","og_site_name":"Mandaya Hospital Group","article_published_time":"2024-03-06T04:00:05+00:00","article_modified_time":"2024-04-23T07:20:07+00:00","og_image":[{"width":600,"height":600,"url":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/operasi-jantung-ablasi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Mandaya","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mandaya","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/"},"author":{"name":"Mandaya","@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301"},"headline":"Ablasi Jantung: Tujuan, Prosedur, dan Risiko","datePublished":"2024-03-06T04:00:05+00:00","dateModified":"2024-04-23T07:20:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/"},"wordCount":840,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/operasi-jantung-ablasi.jpg","keywords":["Pusat Jantung Terpadu"],"articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/","url":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/","name":"Ablasi Jantung: Tujuan, Prosedur, dan Risiko","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/operasi-jantung-ablasi.jpg","datePublished":"2024-03-06T04:00:05+00:00","dateModified":"2024-04-23T07:20:07+00:00","description":"Ablasi jantung adalah prosedur untuk mengatasi aritmia dengan cara membentuk jaringan parut untuk memblokir sinyal listrik berlebih","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#primaryimage","url":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/operasi-jantung-ablasi.jpg","contentUrl":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/operasi-jantung-ablasi.jpg","width":600,"height":600,"caption":"Operasi jantung ablasi"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/ablasi-jantung\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ablasi Jantung: Tujuan, Prosedur, dan Risiko"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#website","url":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/","name":"Mandaya Hospital Group","description":"A Hospital Like No Other","publisher":{"@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#organization","name":"Mandaya Hospital Group","url":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","contentUrl":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/logo-m.png","width":300,"height":82,"caption":"Mandaya Hospital Group"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/#\/schema\/person\/18b1f19330f7084d429d461697c04301","name":"Mandaya","sameAs":["https:\/\/mandayahospitalgroup.com"],"url":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/author\/mhgnew\/"}]}},"featured_image_src":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/operasi-jantung-ablasi.jpg","category_names":["Artikel"],"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-10-29 17:19:58","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21286","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21286"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21286\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21290,"href":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21286\/revisions\/21290"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21288"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21286"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21286"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.mandayahospitalgroup.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21286"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}